Beranda JAKARTA RAYA Narkoba : Jalan Pintas Ke Neraka

Narkoba : Jalan Pintas Ke Neraka

55
0

JAKARTA – Dalam perspektif Bahasa Arab, Narkoba berasal dari kata Naar yang artinya neraka dan Kobah yang artinya jalan pintas. Oleh karena itulah, bisa dikatakan narkoba itu jalan pintas menuju neraka. Demikian disampaikan KH. Nasaruddin Umar, Imam Besar Masjid Istiqlal, saat memberikan tausiah dalam peringatan 1 Muharram 1440 H di Aula Bareskrim, Jakarta, Jumat (14/9).

Di hadapan para jamaah yang terdiri dari pimpinan hingga staf di BNN, Nasaruddin berpesan agar masyarakat menjauhi narkoba. Utamanya kepada para orang tua, ia meminta agar mendidik anak-anaknya dengan benar.

Menurutnya, banyak orang tua yang hanya menempatkan anaknya sebagai anak biologis, tapi tidak menanamkan spiritualitasnya. Sehingga, banyak orang tua yang kurang memberikan perhatian pada anaknya, sehingga anaknya terjerumus dengan narkoba. Hal ini bahkan pernah ia teliti di Pondok Pesantren Abah Anom, di mana anak-anak yang jadi korban narkoba itu akibat kurangnya perhatian dari orang tua.

Oleh karena itulah, dalam momentum peringatan tahun baru Islam ini, para orang tua diharapkan bisa berhijrah dengan cara instrospeksi diri dalam hal bagaimana mendidik anak secara ideal.

Pesan penting lainnya yang disampaikan KH Nasaruddin kepada para jamaah adalah hijrah dalam peningkatan kualitas diri utamanya dalam hal spiritualitas. Pada prinsipnya, saat ini, setiap orang harus lebih baik dari hari kemarin.

Senada dengan hal itu, Kepala BNN, Drs. Heru Winarko menghimbau seluruh pegawai di BNN agar bisa hijrah dengan tetap menanamkan nilai-nilai di BNN. Ia menyebutkan, ada dua nilai yang harus dipahami yaitu pertama perilaku yang baik, dan kehidupan yang benar.

Dalam kegiatan peringatan 1 Muharram 1440 H dengan tema “Kita tingkatkan etos kerja, profesionalisme pegawai dengan semangat nilai-nilai Badan Narkotika Nasional”, BNN menyerahkan bantuan secara simbolis untuk korban gempa di Lombok melalui Baznas. Selain itu, santunan juga diberikan pada anak-anak yatim yang berada di sekitar lingkungan BNN. (AOM/Rls)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here