Seribu Takjil dari Gereja: Aksi Nyata Toleransi GBT Pniel di Tengah Ramadan
SB // Surabaya – Jemaat GBT Pniel Surabaya membagikan lebih dari seribu paket takjil selama empat hari kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa Ramadan. Antusiasme warga menjadi bukti bahwa toleransi tidak berhenti pada slogan, tetapi hadir melalui tindakan nyata.
SURABAYA, 12 Maret 2026 — Suasana hangat penuh kebersamaan terlihat di depan GBT Pniel jalan Genteng Kali no.95-61,Surabayaketika jemaat GBT Pniel membagikan takjil kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Selama empat hari kegiatan berlangsung, lebih dari seribu paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang melintas di kawasan Genteng Kali. Warga terlihat antusias menerima paket berbuka puasa, sementara para relawan gereja dengan ramah menyambut setiap orang yang datang.
Gembala jemaat, Jacob Untoro, menegaskan bahwa kegiatan berbagi kasih merupakan bagian dari panggilan iman yang harus diwujudkan secara nyata dalam kehidupan sosial.
“Berbagi kasih bukan hanya dilakukan saat Ramadan. Saat masa pandemi COVID-19 pun kami tetap melakukannya dengan memperhatikan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang menerima,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi latihan praktis bagi umat untuk hidup sebagai saksi melalui tindakan nyata, bukan hanya melalui perkataan.
Penyelenggara kegiatan menambahkan bahwa aksi sosial ini lahir dari semangat untuk belajar berbagi bahkan di tengah keterbatasan kondisi ekonomi saat ini.
Senyum para penerima takjil menjadi momen yang paling berkesan bagi para relawan. Bagi mereka, pemandangan tersebut menunjukkan bahwa toleransi sejati bukan sekadar slogan tentang saling menghormati, tetapi kepedulian yang diwujudkan melalui tindakan nyata.
Kegiatan ini menjadi salah satu contoh harmoni kehidupan beragama di Indonesia, di mana perbedaan tidak menjadi penghalang untuk saling peduli dan berbagi.
Di akhir kegiatan, panitia menyampaikan pesan sederhana kepada masyarakat yang menjalankan ibadah puasa:
“Selamat menunaikan ibadah puasa hingga selesai. Semoga kebersamaan dan kedamaian selalu menyertai kita semua.”
