Puluhan Pedagang Apel Aceh Berkeliaran Sekitar Kota Gunungsitoli

SUARA POLISI

SUARABHAYANGKARA.COM – Gunungsitoli – Puluhan pedagang apel Aceh serbu Kota Gunungsitoli untuk menjual buah apel melon. Para pedagang itu diperkirakan sudah datang ke Kota Gunungsitoli sejak Kamis, 27 Mei 2021 lalu.

Puluhan meja dengan susunan buah bulat sepintas menyerupai jambu berwarna hijau lengkap dengan timbangan yang disiapkan oleh pedagang sontak membuat heran warga kota Gunungsitoli.

Pasalnya selain menarik perhatian, sebagian warga kota Gunungsitoli belum pernah melihat buah berbentuk bulat menyerupai jambu atau apel hijau tersebut yang dijual di beberapa ruas jalan di Kota Gunungsitoli.

Baca Juga  Antisipasi Kemacetan pagi Polsek Lengkong laksanakan pelayanan masyarakat dan pengaturan arus lalu lintas

Salah seorang warga Kota Gunungsitoli Nia (28) yang penasaran dengan buah tersebut akhirnya membeli buah bulat berwarna putih kehijauan tersebut yang oleh pedagang disebut dengan apel Aceh atau melon apel.

“Memang pernah mendengar nama buah ini, rasanya seperti melon,” ujarnya, Senin .31/05/2021.

Sementara itu, salah seorang pedagang Apel Aceh tersebut, Ernawati (35) saat ditemui wartanias.com di Mudik Gunungsitoli, Senin (31/05/2021) mengatakan bahwa harga apel Aceh tersebut 30 ribu – 40 ribu per kilogram.

Baca Juga  Kamis 18 Maret 2021 Kapolsek Sukasari Polrestabes Bandung Kompol Mohammad Darmawan, S.E.,M.H. selaku pamenwas pimpin giat KRYD gabungan zona barat dengan kekuatan 21 personil yang terdiri dari personil 9 polsek.

“Kami datang ke Gunungsitoli ini sejak hari Kamis lalu. Kami membawa 2 mobil pick up buah apel Aceh ini untuk di jual di Kota Gunungsitoli,” ujar Erna.

Ia menjelaskan, buah tersebut aman untuk di konsumsi. Buah apel Aceh tersebut dijelaskannya musiman.

“Biasanya di Aceh musim panen Apel Melon ini sekali setahun. Buah ini musiman,” katanya.

Baca Juga  Kabid Humas Polda Jabar : Secara Humanis, Kapolres Banjar Polda Jabar Bersama Polwan Dan Dokter Muda Ajak Lansia Mengikuti Vaksinasi Pencegahan Covid-19

Ernawati bersama sekitar 25 rekannya mengaku bekerja menjual buah apel Aceh tersebut di sekitaran wilayah  Kota Gunungsitoli.

“Kami akan balik ke Aceh mungkin besok atau dua hari lagi setelah buah ini terjual semua,” tambahnya.

(TIM/RED)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.